Semai Talenta Baru, Pemdes Batu Tering Gelar Turnamen Sepak Bola Usia Dini
Sumbawa, 25 Agustus 2025 – Pemerintah Desa Batu Tering resmi membuka Turnamen Sepak Bola Usia Dini yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Dusun Melung, Senin (25/8) sore pukul 15.30 WITA. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Desa Batu Tering, Alwan Hidayat, S.Pd.I., NL.P, yang juga menjabat sebagai Ketua II Bidang Kompetisi PSSI Kabupaten Sumbawa.
Dalam sambutannya, Alwan mengibaratkan turnamen ini sebagai proses penyemaian dalam dunia pertanian. “Sebelum kita memetik hasil panen, tentu ada proses penyemaian dan penanaman. Begitu pula dalam sepak bola, kita perlu menanamkan pembinaan sejak usia dini agar kelak lahir pemain-pemain berkualitas,” ungkapnya.
Turnamen Usia Dini ini mempertandingkan dua kategori, yakni U-10 dan U-12, yang diikuti tim-tim binaan dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kabupaten Sumbawa. Mereka hadir tidak hanya untuk meraih prestasi, tetapi juga sebagai ajang evaluasi pembinaan yang telah dilakukan di tingkat desa maupun sekolah sepak bola masing-masing.
Selama turnamen berlangsung, proses pertandingan dipantau langsung oleh Coach Yudi Nurwahyudi, Pelatih Kepala Persisum sekaligus Pelatih Kepala SSB Sumbawa Muda Terafiliasi. Kehadiran pelatih berlisensi tersebut diharapkan mampu mengidentifikasi potensi pemain muda yang bisa diproyeksikan untuk mengikuti kompetisi tingkat lebih tinggi, termasuk Piala Soeratin 2026 dan event bergengsi lainnya.
Di sisi lain, PSSI Kabupaten Sumbawa juga terus mencatat perkembangan klub dan komunitas sepak bola aktif di desa-desa. Menurut Alwan, hal ini penting sebagai modal pembentukan keanggotaan resmi dalam struktur PSSI sekaligus memperkuat ekosistem sepak bola daerah.
“Harapan kami, turnamen usia dini seperti ini menjadi pondasi bagi lahirnya bibit-bibit unggul sepak bola Sumbawa. Semakin banyak pembinaan sejak dini, maka semakin banyak pula stok pemain berkualitas yang bisa diproyeksikan di masa depan,” tegasnya.
Selain nilai sportivitas, kegiatan ini juga diyakini memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran ratusan peserta, orang tua, dan penonton turut menghidupkan geliat UMKM dan pedagang kecil di sekitar arena pertandingan.
“Turnamen ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga menghadirkan multiplier effect yang positif bagi masyarakat. UMKM kita bergerak, ekonomi desa hidup, dan anak-anak punya ruang berekspresi dalam olahraga. Inilah semangat yang ingin kita bangun bersama,” tutup Alwan.
CEO:NEX Media
Mulyadi,S.Pd.,C.IJ.,C.PW.,C.PS.,CHL