Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gerindra Sumbawa Perkuat Konsolidasi, H. Mohamad Ansori Tekankan Pengawalan Program Kerakyatan dan Asta Cita Presiden

Jumat, 19 Juni 2026 | Juni 19, 2026 WIB Last Updated 2026-06-19T08:00:58Z

SUMBAWA, NEX Media – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Sumbawa menggelar konsolidasi internal yang melibatkan seluruh jajaran pengurus DPC, Pengurus PIRA, Pengurus Anak Cabang (PAC), hingga organisasi sayap partai, Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda strategis partai dalam memperkuat soliditas organisasi sekaligus memastikan optimalisasi pengawalan program-program pembangunan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
Konsolidasi tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Nusa Tenggara Barat yang menginstruksikan seluruh struktur partai untuk memperkuat kerja-kerja politik yang berorientasi pada kepentingan rakyat.
Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sumbawa yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menegaskan bahwa konsolidasi bukan sekadar agenda organisasi, melainkan ruang strategis untuk menyatukan langkah dan memperkuat komitmen kader dalam mengawal aspirasi masyarakat.
“Ini merupakan konsolidasi yang telah dijadwalkan jauh hari sebagai tindak lanjut arahan DPD. Tujuannya adalah memperkuat kerja-kerja politik yang berpihak kepada rakyat dan memastikan seluruh kader hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat,” ujar H. Ansori.
Menurutnya, seluruh elemen partai, mulai dari tingkat DPC, PIRA, PAC hingga sayap partai, memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk terus berada di tengah masyarakat, mendengar aspirasi mereka, serta mengawal penyelesaiannya melalui jalur pemerintahan maupun legislatif.
“Aspirasi masyarakat harus terus kita serap dan perjuangkan. Baik melalui DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI, pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Politik yang kita bangun adalah politik pengabdian yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, H. Ansori juga mengingatkan seluruh kader Gerindra agar aktif mengawal berbagai program prioritas nasional yang merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Program-program tersebut di antaranya Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), serta Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini menjadi perhatian pemerintah dalam upaya memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa seluruh program tersebut merupakan program pemerintah yang harus dikawal bersama agar pelaksanaannya tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Program-program ini bukan milik partai, melainkan program negara yang harus kita dukung dan kawal bersama. Terutama Program Makan Bergizi Gratis yang menyasar generasi penerus bangsa agar tumbuh sehat, kuat, dan berkualitas,” ungkapnya.
Di Kabupaten Sumbawa sendiri, Program MBG ditargetkan menjangkau sekitar 205.484 penerima manfaat dengan dukungan 122 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang direncanakan beroperasi secara bertahap.
Terkait dinamika demokrasi dan berbagai kritik terhadap program pemerintah, H. Ansori menilai kritik merupakan bagian penting dalam sistem demokrasi yang sehat. Namun demikian, ia mengingatkan agar kritik tetap disampaikan secara objektif, konstruktif, dan tidak mengarah pada serangan personal.
“Kritik yang membangun adalah energi positif dalam demokrasi. Namun apabila sudah keluar dari substansi dan menjurus pada penghinaan atau fitnah, maka kader Gerindra memiliki kewajiban moral untuk memberikan klarifikasi dan meluruskan informasi yang berkembang,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Konsolidasi DPC Partai Gerindra Kabupaten Sumbawa, H. Hilal Alamudy, menjelaskan bahwa konsolidasi ini juga menjadi momentum evaluasi organisasi sekaligus persiapan menghadapi tahapan pemutakhiran data kepengurusan partai.
Menurutnya, seluruh struktur organisasi harus dipastikan berjalan efektif dan adaptif terhadap tantangan politik yang terus berkembang.
“Kita ingin memastikan struktur partai dari tingkat DPC hingga ranting tetap solid, aktif, dan mampu menjawab kebutuhan organisasi. Pengurus yang telah bekerja baik tentu dipertahankan, sementara yang membutuhkan penyegaran akan dilakukan evaluasi demi penguatan partai ke depan,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya literasi digital bagi kader di tengah derasnya arus informasi di media sosial. Menurutnya, kader Gerindra harus menjadi garda terdepan dalam melawan hoaks dan menyebarkan informasi yang akurat kepada masyarakat.
Selain mengawal program-program nasional, H. Ansori mengajak seluruh kader untuk turut mendukung dan menyukseskan 12 Program Unggulan Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP dan Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori.
Program-program tersebut meliputi pembangunan infrastruktur sumber daya air seperti penampungan air hujan, cek dam, dan sumur bor untuk mendukung sektor pertanian, peningkatan pendapatan asli daerah, serta percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas jaringan jalan.
“Program-program unggulan daerah ini merupakan janji pembangunan yang harus diwujudkan secara bertahap dan terukur. Karena itu seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat perlu bersinergi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh rakyat,” ujarnya.
Konsolidasi DPC Gerindra Kabupaten Sumbawa ini menegaskan komitmen partai dalam menjaga soliditas organisasi sekaligus memperkuat peran kader sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Di tengah dinamika politik dan tantangan pembangunan yang semakin kompleks, Gerindra Sumbawa berupaya menempatkan diri sebagai kekuatan politik yang tidak hanya hadir saat momentum elektoral, tetapi juga konsisten mengawal program-program pembangunan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Sumbawa.
Kalimat penutup yang kuat untuk berita ini:
"Bagi Gerindra Sumbawa, konsolidasi bukan sekadar memperkuat struktur partai, melainkan memperkokoh komitmen pengabdian. Sebab pada akhirnya, ukuran keberhasilan politik bukanlah seberapa besar kekuasaan yang dimiliki, tetapi seberapa besar manfaat yang dirasakan rakyat."
×
Berita Terbaru Update