Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dorong Nol Persen TBC, Pemdes Batu Tering Gandeng Dikes

Selasa, 22 September 2026 | September 22, 2026 WIB Last Updated 2026-09-22T08:33:00Z

BATU TERING, 22 September 2026 — Pemerintah Desa Batu Tering, Kecamatan Moyo Hulu, terus memperkuat komitmennya mewujudkan desa sehat dengan mendorong upaya deteksi dini dan pencegahan Tuberkulosis (TBC).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan tracking TBC yang terintegrasi dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kegiatan dipusatkan di Aula Kantor BPD Batu Tering, Selasa (22/9/2026), dengan melibatkan Dinas Kesehatan, Puskesmas Moyo Hulu, tenaga kesehatan RSMA, serta kader Posyandu Desa Batu Tering.
Kegiatan menyasar warga yang memiliki riwayat kontak dengan pasien TBC maupun masyarakat yang mengalami keluhan batuk berkepanjangan. Pendekatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menemukan kasus secara lebih dini sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh fasilitas pelayanan kesehatan.
Mewakili Kepala Desa Batu Tering, Sekretaris Desa Zainuddin Maladi menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran Pemerintah Desa dalam mengawal program kesehatan.
“Kegiatan ini memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dan membantu Pemerintah Desa dalam mengawal serta memperkuat program dan visi-misi Kepala Desa menuju Batu Tering yang sehat,” ujar Zainuddin.
Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada satu kegiatan saja, tetapi dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai unsur kesehatan dan masyarakat.
Deteksi Dini Jadi Kunci
Narasumber dari Dinas Kesehatan, Mei Ray Purwadi, menjelaskan bahwa tracking dilakukan dengan menyasar kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi, terutama warga yang pernah melakukan kontak dengan pasien yang sebelumnya dinyatakan positif TBC.
Selain itu, warga dengan keluhan batuk yang berlangsung terus-menerus juga menjadi sasaran pemeriksaan.
“Yang menjadi sasaran adalah warga yang pernah kontak dengan pasien TBC maupun warga yang mempunyai keluhan batuk terus-menerus,” jelas Ray.
Ia juga mengingatkan warga yang pernah atau sedang terdeteksi TBC agar menjalani pengobatan secara rutin sesuai anjuran tenaga kesehatan dan mengikuti proses pengobatan sampai tuntas.
Dalam kegiatan tersebut, warga yang memiliki riwayat kontak dengan pasien TBC mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Tim tenaga kesehatan RSMA juga melakukan pemeriksaan rontgen sebagai bagian dari proses deteksi dan penelusuran kasus.
Bergerak Bersama Menuju Desa Sehat
Upaya pencegahan TBC tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan. Pemerintah desa, kader Posyandu, keluarga, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menemukan gejala lebih awal dan memastikan warga yang membutuhkan layanan mendapatkan penanganan.
Karena itu, kegiatan tracking TBC di Batu Tering menjadi bagian dari gerakan bersama untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, serta tidak mengabaikan gejala yang mengarah pada TBC.
Pemdes Batu Tering berharap kolaborasi dengan Dinas Kesehatan, Puskesmas Moyo Hulu, RSMA, dan kader kesehatan dapat terus diperkuat sehingga upaya pencegahan, deteksi dini, dan penanganan TBC dapat dilakukan secara berkesinambungan.
“Menuju Batu Tering Sehat bukan hanya slogan, tetapi harus diwujudkan melalui kerja bersama dan pelayanan kesehatan yang semakin dekat dengan masyarakat.”

Pimred:Nex-Media
Myd
×
Berita Terbaru Update