Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Sumbawa Kukuhkan dan Lantik Pengurus DPC IWAPI Kabupaten Sumbawa Periode 2026–2031, Dorong Transformasi Digital dan Penguatan Ekonomi Perempuan

Kamis, 06 Agustus 2026 | Agustus 06, 2026 WIB Last Updated 2026-08-06T11:40:37Z
Bupati Sumbawa Kukuhkan dan Lantik Pengurus DPC IWAPI Kabupaten Sumbawa Periode 2026–2031, Dorong Transformasi Digital dan Penguatan Ekonomi Perempuan
SUMBAWA – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi mengukuhkan dan melantik Ketua beserta jajaran Dewan Pengurus Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Sumbawa masa bakti 2026–2031. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula La Grande, Kamis (6/8/2026), serta dihadiri unsur Forkopimda atau yang mewakili, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumbawa, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumbawa, pimpinan perangkat daerah terkait, pengurus IWAPI Provinsi NTB, serta anggota IWAPI se-Kabupaten Sumbawa.
Momentum pelantikan tersebut menjadi penanda dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan mampu memperkuat peran perempuan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan kewirausahaan, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor.
Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik serta apresiasi kepada jajaran pengurus periode sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan.
Menurutnya, amanah kepengurusan bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan kepercayaan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi perempuan, dunia usaha, dan masyarakat Kabupaten Sumbawa.
Bupati juga mengajak seluruh pihak untuk melihat kembali peran strategis perempuan dalam pembangunan ekonomi. Ia menilai perempuan pengusaha tidak dapat lagi dipersepsikan hanya sebagai pelaku usaha berskala kecil, melainkan sebagai salah satu penggerak utama ekonomi keluarga sekaligus pencipta lapangan kerja melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Mengacu pada data nasional, Bupati menyampaikan bahwa sekitar 60 persen pelaku UMKM di Indonesia merupakan perempuan. Sementara itu, IWAPI sendiri merupakan organisasi perempuan pengusaha terbesar di Asia Tenggara yang telah berdiri sejak tahun 1975 dan kini memiliki kepengurusan di 38 provinsi.
Lebih lanjut, Bupati menyoroti perubahan lanskap dunia usaha yang berkembang sangat cepat seiring kemajuan teknologi digital. Menurutnya, model bisnis saat ini tidak lagi bergantung pada kepemilikan toko fisik maupun modal besar, tetapi lebih mengedepankan pemanfaatan teknologi informasi, platform digital, serta kemampuan membangun jejaring pemasaran secara daring.
"Transformasi digital telah mengubah pola usaha masyarakat. Karena itu, organisasi seperti IWAPI perlu menjadi ruang pembelajaran agar para pelaku usaha mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memperluas akses pasar," ujarnya.
Bupati menilai Kabupaten Sumbawa memiliki potensi ekonomi yang sangat besar, mulai dari tenun khas daerah, madu hutan, Kopi Batulanteh, sektor perikanan, komoditas jagung, peternakan sapi, hingga berbagai produk ekonomi kreatif.
Namun demikian, menurutnya, tantangan utama bukan lagi sebatas menghasilkan produk, melainkan meningkatkan nilai tambah melalui pengolahan, pengemasan, standarisasi mutu, strategi pemasaran, serta perluasan akses pasar nasional maupun internasional.
Ia mencontohkan komoditas kopi yang memiliki nilai ekonomi jauh lebih tinggi ketika diolah dan dipasarkan sebagai produk siap konsumsi dibandingkan hanya dijual sebagai bahan mentah. Karena itu, inovasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal.
Bupati berharap IWAPI dapat berkembang menjadi organisasi yang tidak hanya menjalankan kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran, ruang kolaborasi dengan dunia perbankan, pelaku usaha, industri perhotelan, serta berbagai mitra strategis lainnya.
"Pembangunan daerah memerlukan sinergi seluruh elemen. Pemerintah membutuhkan dukungan dunia usaha, lembaga keuangan, organisasi masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara lebih luas," katanya.
Menutup sambutannya, Bupati memberikan motivasi kepada seluruh perempuan pengusaha agar terus berani memulai, berinovasi, serta tidak takut menghadapi tantangan dalam dunia usaha. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas usaha dan peran dalam keluarga.
Sementara itu, Ketua DPD IWAPI Provinsi Nusa Tenggara Barat, Eristiana, S.E., menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus DPC IWAPI Kabupaten Sumbawa periode 2026–2031 yang baru dikukuhkan.
Ia menegaskan bahwa kepengurusan baru memikul amanah besar yang memerlukan semangat kebersamaan, soliditas organisasi, serta komitmen kolektif untuk memajukan IWAPI di Kabupaten Sumbawa.
Eristiana mengajak seluruh pengurus lama maupun baru untuk terus memperkuat komunikasi, menjaga rasa persaudaraan, serta menjadikan momentum pelantikan sebagai awal lahirnya semangat baru dalam membangun organisasi.
Ia juga menyampaikan tiga fokus utama IWAPI ke depan, yakni menyusun program kerja yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan anggota serta masyarakat, memperkuat komunikasi dan koordinasi antar pengurus, serta mendorong keterlibatan aktif seluruh anggota dalam setiap program organisasi.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPC IWAPI Kabupaten Sumbawa periode 2026–2031, Hj. Hayati Zohran, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin IWAPI Sumbawa pada periode kedua.
Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi mendorong perempuan pengusaha di Kabupaten Sumbawa menjadi lebih maju, tangguh, adaptif, dan mandiri secara ekonomi.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan organisasi hanya dapat diwujudkan melalui kerja sama, kerja keras, serta solidaritas seluruh pengurus dan anggota.
Hj. Hayati mengajak seluruh anggota menjadikan IWAPI sebagai rumah bersama untuk saling belajar, berbagi pengalaman, memperkuat jejaring usaha, serta tumbuh secara kolektif menghadapi dinamika dunia usaha yang semakin kompetitif.
Dalam kepengurusan lima tahun mendatang, IWAPI Kabupaten Sumbawa akan memfokuskan program pada tiga agenda strategis, yakni percepatan digitalisasi dan inovasi usaha bagi pelaku UMKM perempuan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan manajemen usaha, keuangan, pengemasan produk, dan pemasaran modern, serta memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan berbagai mitra pembangunan.
Menurutnya, perempuan pengusaha tidak hanya memiliki orientasi pada pertumbuhan usaha, tetapi juga diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan ekonomi keluarga, pengurangan kemiskinan, serta mendukung berbagai program sosial kemasyarakatan di Kabupaten Sumbawa.
Ia pun berharap kepengurusan yang baru memperoleh bimbingan dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa agar seluruh program IWAPI dapat berjalan selaras dengan arah pembangunan daerah menuju Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera.
Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan cendera mata dari DPC IWAPI Kabupaten Sumbawa kepada Bupati Sumbawa sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap pengembangan kewirausahaan perempuan, serta kepada jajaran IWAPI Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai simbol sinergi dan penguatan kelembagaan organisasi.

(Redaksi)
Nex-Media:Myd
×
Berita Terbaru Update