Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

MUI “Jango Sekolah”, Perkuat Pembinaan Generasi Muda melalui Maulid Nabi di SMAN 1 Orong Telu

Jumat, 04 September 2026 | September 04, 2026 WIB Last Updated 2026-09-04T09:28:25Z

Orong Telu,4 September 2026— Semangat membangun karakter dan keteladanan generasi muda terus mendapat perhatian di lingkungan pendidikan. Hal itu tercermin dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh SMAN 1 Orong Telu, dengan mengangkat tema “Back to Sunnah: Menjadi Remaja Hebat Ala Rasulullah SAW.”
Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi bagi para siswa untuk memahami kembali nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW sekaligus menguatkan pembentukan karakter peserta didik di tengah dinamika kehidupan remaja.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua MUI Kecamatan Orong Telu, H. Bambang Agani, S.HI., hadir menyampaikan tausiyah. Pesan keagamaan yang disampaikan diarahkan pada pentingnya menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai inspirasi dalam membangun sikap, kedisiplinan, tanggung jawab, serta hubungan sosial yang baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala SMAN 1 Orong Telu Edi Sumiran, S.Pd., jajaran bapak dan ibu guru serta tenaga kependidikan, tokoh agama (Toga), tokoh masyarakat (Tomas), para kepala sekolah se-Kecamatan Orong Telu, kepala desa atau perwakilan, serta perwakilan Pemerintah Kecamatan Orong Telu.
Turut hadir Ketua MUI Kecamatan Orong Telu sekaligus Pembina Rohis SMAN 1 Orong Telu, H. Abdul Jabar, S.Ag. Kehadiran MUI dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pembinaan keagamaan yang dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan pendidikan.
MUI Jango Sekolah, Ikhtiar Mendekatkan Nilai Agama dengan Dunia Pendidikan
Kegiatan Maulid Nabi tersebut juga menjadi bagian dari semangat program “MUI Jango Sekolah”, sebuah ikhtiar untuk menghadirkan pembinaan keagamaan secara lebih dekat dengan generasi muda.
Program tersebut dilaksanakan secara rutin melalui kegiatan “Jumat Mengaji on the School”, yang menjadi ruang bagi siswa untuk belajar, mengaji, berdialog, serta mendapatkan penguatan nilai-nilai keislaman dalam suasana pendidikan.
Konsep jango sekolah—yang bermakna mendatangi sekolah—menempatkan lembaga pendidikan sebagai ruang strategis untuk menanamkan nilai agama dan akhlak. Pendekatan ini tidak sekadar berbicara mengenai pengetahuan keagamaan, tetapi juga bagaimana nilai tersebut tumbuh menjadi karakter dalam keseharian peserta didik.
Di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang begitu cepat, pendidikan karakter menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi masa depan. Karena itu, sinergi antara sekolah, keluarga, tokoh agama, dan masyarakat menjadi fondasi yang penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang sehat dan berkarakter.
Peringatan Maulid Nabi di SMAN 1 Orong Telu pun tidak berhenti pada seremoni. Momentum tersebut diharapkan menjadi pengingat bahwa keteladanan Rasulullah SAW dapat diterjemahkan dalam tindakan sederhana: menghormati guru, menyayangi sesama, menjaga ucapan, disiplin dalam belajar, serta memiliki tanggung jawab terhadap masa depan.
Melalui MUI Jango Sekolah dan Jumat Mengaji on the School, pembinaan generasi muda diharapkan dapat terus berlangsung secara konsisten. Sebab, membangun remaja hebat bukan hanya tentang mencetak generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang memiliki akhlak, integritas, kepedulian, dan keteguhan nilai.
Dari sekolah, nilai itu ditanamkan. Dari keteladanan, nilai itu dihidupkan. Dan dari generasi muda, masa depan Orong Telu dipersiapkan.

Pimred:Nex-Media
Myd
×
Berita Terbaru Update