Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ketika Pemimpin Turun Melihat Sekolah di Ujung Akses

Kamis, 24 September 2026 | September 24, 2026 WIB Last Updated 2026-09-24T13:06:56Z

NEX-MEDIA | SUMBAWA — Ada persoalan yang tidak cukup dibaca dari laporan, tidak cukup dipahami melalui angka, dan tidak akan pernah benar-benar terasa hanya dari balik meja kantor.
Persoalan itu harus dilihat dengan mata sendiri.
Hal itulah yang dilakukan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, saat turun langsung melihat kondisi SDN Karya Baru, Kecamatan Orong Telu, Kamis (24/9/2026). Di tengah keterbatasan akses dan kondisi geografis wilayah, langkah tersebut menjadi gambaran bahwa persoalan pendidikan di daerah terpencil membutuhkan kehadiran pemerintah yang tidak hanya administratif, tetapi juga menyentuh kenyataan di lapangan.
Kunjungan itu tidak berhenti pada peninjauan. Secara simbolis, Ansori menyerahkan bantuan pembangunan senilai sekitar Rp345 juta untuk mendukung penanganan fasilitas sekolah. Nilai bantuan tersebut tentu penting, tetapi yang lebih dalam dari sekadar angka adalah pesan bahwa sekolah yang berdiri jauh dari pusat pemerintahan tetap merupakan bagian utuh dari tanggung jawab negara dalam memastikan anak-anak mendapatkan ruang belajar yang layak.
Sebab bagi seorang anak di daerah dengan akses yang sulit, ruang kelas bukan sekadar bangunan berdinding dan beratap. Di sanalah cita-cita mulai tumbuh. Di sanalah seorang anak mungkin untuk pertama kalinya membayangkan dirinya menjadi guru, dokter, insinyur, polisi, petani modern, atau apa pun yang kelak ingin ia perjuangkan.
Karena itu, ketika sebuah ruang belajar mengalami kerusakan, yang dipertaruhkan sesungguhnya bukan hanya kondisi fisik bangunan. Ada kenyamanan belajar, keselamatan, martabat pendidikan, bahkan harapan masa depan yang ikut berada di dalamnya.
Sebelumnya, kondisi SDN Karya Baru juga telah menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa. Sejumlah ruang kelas yang mengalami kerusakan tengah dikaji untuk menentukan skema penanganan yang tepat, dengan mempertimbangkan kondisi geografis serta akses menuju Kecamatan Orong Telu.
Pendekatan semacam ini penting. Sebab pembangunan di wilayah dengan karakter geografis yang sulit tidak selalu dapat menggunakan pendekatan yang sama dengan kawasan perkotaan. Jarak, medan, distribusi material, waktu tempuh, hingga kondisi infrastruktur menuju lokasi merupakan bagian dari persoalan yang harus dihitung secara realistis.
Namun ada satu hal yang jauh lebih sederhana dan justru sering kali paling berarti bagi masyarakat: hadir dan melihat sendiri.
Ketika seorang pejabat datang langsung ke sekolah yang jauh dari pusat kota, berdiri di antara ruang kelas yang membutuhkan perhatian, dan melihat kondisi pendidikan dari jarak dekat, masyarakat mendapatkan pesan bahwa persoalan mereka tidak sepenuhnya berhenti sebagai laporan di atas meja.
Mungkin bagi sebagian orang, sebuah kunjungan hanyalah agenda pemerintahan.
Tetapi bagi seorang guru yang setiap hari mengajar dalam keterbatasan, bagi orang tua yang menitipkan masa depan anaknya di sekolah itu, dan bagi anak-anak yang duduk belajar di dalamnya, kehadiran seorang pemimpin dapat memiliki makna yang jauh lebih besar.
Ada perasaan sederhana yang mungkin muncul di hati mereka:
“Akhirnya, ada yang datang melihat keadaan kami.”
Kalimat sederhana itu barangkali tidak pernah tercatat dalam dokumen anggaran. Tidak masuk dalam tabel perencanaan. Bahkan mungkin tidak terdengar dalam ruang-ruang rapat.
Namun justru kalimat itulah yang membuat kehadiran pemerintah terasa sebagai sesuatu yang hidup.
Pendidikan tidak boleh mengenal istilah anak kota dan anak pelosok ketika berbicara tentang hak untuk belajar. Tidak boleh ada jarak geografis yang membuat kualitas perhatian negara ikut menjauh.
Karena di balik jalan yang panjang dan medan yang sulit, tetap ada anak-anak Sumbawa yang sedang mengeja masa depan.
Dan ketika pemerintah memilih datang melihat mereka, sesungguhnya yang sedang dilihat bukan hanya sebuah sekolah.
Yang sedang dilihat adalah masa depan Sumbawa.

Pimred:Nex-Media
Myd
×
Berita Terbaru Update